Kue Dange, Juhu Singkah, atau Tempoyak pernah mendengarnya? Ya itu merupakan beberapa makanan khas Dayak. Mungkin bagi kita yang bukan merupakan warga asli suku Dayak tak pernah tau nama makanan tersebut.

Mendengar namanya saja jarang, apalagi membayangkan rasanya? Wajar saja kok, untuk bisa mengenal makanan khas daerah di Indonesia memanglah butuh waktu, karena banyak sekali makanan khasnya di tiap daerah dengan berbagai rasa yang ditawarkan

Nah untuk itu kita cari tahu lagi yuk, makanan-makanan khas Indonesia yang menyimpan kaelezatan. Seperti di suku Dayak yang berada di pedalaman Pulau Kalimantan.

Daftar makanan ini dapat kamu jadikan referensi jika kamu bukan warga lokal, dan ingin berkunjung kesini, berikut diantaranya:

1. Kue Dange

makanan khas dayak_kue dange
picpanzee[dot]com
Penasaran dengan rasa kue dange? Kue khas Dayak yang tak diragukan kelezatannya ini memiliki rasa gurih manis yang khas.

Kue terbuat dari bahan-bahan alami seperti tepung ketan hitam, kelapa, gula aren juga gula pasir. Untuk membuatnya semua bahan tersebut dicampur kemudian ditambahkan sedikit garam.

Setelah itu kue dange di masukkan kedalam cetakan kemudian dioven atau dibakar diatas kompor. Oya sebelumnya kelapa yang akan digunakan dikukus dulu ya, agar kue dange lebih awet. Juga agar rasa gurihnya makin terasa.

Rasa gurih pada kue dange berasal dari parutan kelapa yang digunakan, pun manisnya berasal dari gula aren. Kue Dange merupakan sslah satu makanan yang cocok digunakan sebagai pendamping minum kopi atau teh.

2. Juhu Singkah

makanan khas dayak - juhu singkah
pbs[dot]twimg[dot]com
Juhu Singkah sering dinamai dengan Umbut Rotan atau Uwut Neng’e merupakan sayur yang berasal dari Dayak. Juhu singkah atau umbut rotan berbahan dasar rotan muda atau bagian atas pohon kelapa yang masij muda.

Penasaran bukan, rotan dapat diolah menjadi makanan? Ya rotan yang digunakan adalah rotan muda, kemudian direbus untuk mengurangi rasa pahit yang ada.

Juhu singkah memiliki rasa asam, gurih, sedikit manis dan pahit. Namun jangan salah setelah kamu memakannya pasti ketagihan.

Sekarang ini untuk menemukan makanan khas Dayak, Juhu Singkah ini agak susah, tak semua warung makanan menyajikannya. Namun di daerah pedalaman, makanan ini masih eksis loh.

Untuk menambah kenikmatan saat menyantap jugu singkah, baiknya didampingi dengan ikan patin atau ikan baung yang dibakar. Selain itu jika ditambahkan sambal serai, terong asam dan mandai akan makin nikmat.

3. Tempoyak

makanan khas dayak - tempoyak durian
resepmasakannusantaraoriginal.blogspot.com

Makanan yang merupakan fermentasi dari buah durian ini memang sangat terkenal di pulau Kalimantan. Setelah difermentasi akan menghasilkan rasa yang nikmat namun rasa alami yang dominan yaitu asam.

Tempoyak biasa digunakan sebagai pendamping saat makan ikan seperti ikan patin, ikan teri, ikan mujair atau ikan lainnya.

Warga asli Dayak banyak mengolah tempoyak menjadi berbagai masakan, misalnya dicampur pada sayur berkuah, dimasak pepes ikan, ataupun sambel.

Nah tapi jangan salah rasa asam tempoyak tadi jika diolah sebagai tambahan pada sambal rasanya sudah pasti lezat, perpaduan asam dan pedas. Juga saat dimasak pepes ikan ataupun brengkes ikan.

4. Bangamat

makanan khas dayak_bangamat
travelingyuk[dot]com
Bisa dibilang makanan yang satu ini adalah makanan ekstrim. Ya namanya bangamat, yakni makanan olahan dari kelelawar khas Dayak. Terbayang rasanya tak?

Bagi kamu mungkin mendengarnya saja sudah takut ya, namun bagi sebagian orang bangamat sangat diminati. Selain rasanya yang nikmat dipercaya bangamat memiliki khasiat khusus yang baik untuk tubuh kita.

Bangamat memiliki rasa gurih pedas dan menggugah selera. Makanan berbahan dasar kelelawar ini biasanya dimasak menggunakan tengah batang pisang yang masih muda, lalu diolah sedemikian rupa.

Untuk kamu yang masih penasaran olahan bangamat, kelelawar yang digunakan bukan sembarangan, yaitu kelelawar yang memakan buah saja, bukan kelelawar pemakan serangga atau penghisap darah.

Untuk yang telah mencobanya, daging kelelawar dalam sajian bangamat memiliki tekstur seperti daging ayam, namun memiliki rasa yang gurih. Nah bagaimana kamu tertarikmencicipinya?

5. Kalumpe atau Karuang

makanan khas dayak - kalumpe
Visitbartim[dot]com
Kalumpe atau karuang merupakan makanan khas dayak yang berbahan dasar daun singkong. Tampilannya sepintas akan sama seperti sayur olahan daun singkong pada umumnya.

Namun yang membuat berbeda dari kalumpe khas Dayak ini adalah cara mengolahnya dan citarasanya yang tak tertandingi.

Daun singkong yang hendak dimasak telah ditumbuk sebelumnya, kemudian dibumbui dengan rempah-rempah yang melimpah juga ditambahkan santan kental. Rasa gurih menjadi dominan pada masakan ini.

Biasanya setelah tersaji, kalumpe ditaburi kacang dan teri goreng di atasnya. Sudah terbayang kenikmatannya kan? Selain itu orang Dayak biasa menikmatinya dengan lalapan terong pipit.

Kalumpe atau kalumpang ini sangat cocok dinikmati dengan nasi hangat. Oya warga lokal Dayak memiliki banyak sebutan lain untuk sayur kalumpe ini, yakni karuang, sungkai, rungkai.

Jadi kalau kamu pergi mengunjungi Dayak, jangan lupa mencicipi sayur ini ya, oya diingat-ingat juga nama lainnya.

6. Wadi

makanan khas dayak - wadi
travelingyuk[dot]com
Menilik dari cara pengolahannya, wadi merupakan salah satu makanan khas Dayak yang memiliki keunikan. Wadi yakni ikan yang difermentasi atau dibusukkan. Makanan kok dibusukkan, penasaran?

Wadi berasal dari ikan segar yang difermentasi. Ikan yang digunakan biasanya ikan patin, ikan haruan, ikan baputu bahkan ada yang menggunakan babi juga.

Cara pengolahan wadi ini tidak sembarangan, ada banyak step yang harus benar dalam pengerjaannya, jika tidak benar maka wadi akan busuk dan terdapat ulat segingga tidak dapat dikonsumsi.

Setelah proses fermentasi selesai, ikan ini akan diolah lagi. Pengolahannya pun bermacam cara, seperti digoreng ataupun dibuat sayur berkuah.

Namun dengan cara pengolahan atau fermentasi yang tergolong rumit, maka tak banyak generasi sekarang yang meneruskan pembuatan wadi ini. Yyaah kalau seperti ini dikhawatirkan makanan khas ini umurnya tak panjang.

7. Lemang

makanan khas dayak_lemang
Wego[dot]co[dot]id
Makanan khas Dayak lainnya adalah lemang. Lemang terbuat dari beras ketan dan campuran santan. Lemang memiliki citarasa yang gurih.

Di Dayak, lemang biasa disajikan pada saat upacara adat, namun di daerah lain banyak ditemui saat ramadhan tiba.

Ada yang unik dari pengolahan lemang, yakni campuran ketan dan santan dimasukkan kedalam batang bambu yang telah dilapisi daun pisang ataupun daun bambu kemudian diasapi diatas api.

Lemang bisa disajikan dengan lauk asin ataupun gurih. Jika asin biasa disajikan dengan rendang atau lauk asin lainnya. Jika manis bisa dengan tape ketan

8. Kue Tumpi

makanan khas dayak_tumpi
pergikuliner[dot]com
Secara sepintas kue tumpi ini mirip dengan makanan yang ada di daerah lain yaitu kue cucur. Makanan bercitarasa manis ini terbuat dari campuran tepung beras dan gila jawa.

Cara memasaknya dengan digoreng, setelah digoreng kue akan berubah warna menjadi kecoklatan. Selain warna coklat yang alami dari gula jawa, biasanya tumpi juga dibuat berwarna hijau agar lebih menarik.

Di Kalimantan sendiri kue tumpi biasa digunakan sebagai makanan yang dihidangkan saat ada acara adat setempat. Namun untuk kamu yang ingin mencicipi kue tumpi ini, bisa mengunjungi pasar-pasar tradisional. Di sana banyak dijajakan makanan khas salah satunya tumpi

Tumpi sangat enak bila disajikan dalam keadaan hangat atau sesaat setelah digoreng. Pun untuk menemani saat minum kopi ataupun teh.

Nah itu tadi terdapat beberapa makanan khas Dayak yang dapat kamu coba saat kamu berkunjung ke Kalimantan. Masukkan ke dalam daftar kuliner yang harus kamu coba ya. Selamat mencobanya.

Give a Comment